Ekspose Hasil Pengawasan Daerah dan Support Menuju WBBM

Oleh PTA Gorontalo di PA Gorontalo

Screenshot_2.png

Rabu, 09 Juni 2021. Bertempat di ruang sidang 1 Pengadilan Agama Gorontalo, tepatnya pada pukul 08.30 WITA, seluruh personel PA Gorontalo telah standby menantikan penyampaian ekspose hasil pengawasan daerah oleh PTA Gorontalo. Membuka Acara tersebut, Ketua PA Gorontalo, Drs. Saifuddin, MH., menyampaikan “ketika kita melihat hasil kerja kita sendiri, semuanya akan tampak baik-baik saja tanpa ada masalah. Namun akan berbeda kondisinya ketika orang lain yang menilai, Oleh karena itu kami sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim pengawas yang dalam 2 hari terakhir telah membantu kami dalam mengevaluasi hasil kerja kami”.

Drs. Supardi, salah satu Hakim Tinggi Pengawas Daerah yang ikut dalam tim menyampaikan bahwa sejatinya, pengawasan  ini dilakukan berfungsi sebagai kontrol agar semua tupoksi yang dijalankan tetap berjalan sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku. “Secara umum, setelah melaksanaan pengawasan di PA Gorontalo dalam 2 hari terakhir, saya berkesimpulan bahwa secara garis besar PA Gorontalo sudah menjalankan tupoksinya sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku”, ujar Drs. Supardi.

Dalam kesempatan berikutnya, Dr. HJ. HARIJAH D., M.H. hakim tinggi yang juga ikut dalam tim mengapresiasi capaian kinerja PA Gorontalo, khususnya sebagai satker dengan predikat WBK. “Dan wajib hukumnya bagi satker yang sudah WBK, untuk berjuang meraih WBBM. Hadirkan pelayanan yang berkualitas, terus berinovasi yang bernilai guna, sosialisasi kepada masyarakat baik melaui website ataupun sosmed dengan menghadirkan konten yang menarik, serta lakukan MOU-MOU dengan pihak-pihak terkait dalam mendukung kualitas pelayanan kepada Para pihak pencari keadilan” .

WhatsApp Image 2021-06-09 at 14.13.29.jpeg

Screenshot_4.png

Anggota tim kemudian secara bergiliran menyampaikan hasil yang didapat selama pengawasan dan meminta klarifikasi dari para penanggung di bagian masing-masing. Adapun hal yang dinilai perlu perbaikan atau tindak lanjut, diberikan kesempatan selama 2 minggu untuk menyelesaikannya. Kegiatan itu kemudian ditutup dengan penyerahan hasil pengawasan oleh Tim Pengawas kepada Ketua PA Gorontalo.