IMG 78751
IMG 7920s   IMG 7916s

 


Selasa (09/04/2019) - Ketua Pengadilan Agama Gorontalo Kelas IA Drs.Iskandar, SH Melantik 1 orang Hakim Baru Drs. Syafrudin Mohammad, MH yang sebelumnya bertugas sebagai Ketua pada Pengadilan Agama Poso berdasarkan SK Ketua Mahkamah Agung RI Nomor : 48/KMA/SK/III/2019 tanggal 8 Maret 2019,

Bertempat di Ruang Sidang I Pengadilan Agama Gorontalo dengan dihadiri oleh seluruh tamu undangan dari Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo, Pengadilan Agama Suwawa dan Pengadilan Agama Limboto.

Acara berlangsung lancar dan hikmat dari Pembacaan Surat Keputusan & Pembacaan sekaligus Penandatanganan Fakta Integritas Hakim yang dilantik.

dalam Pelantikan tersebut ikut hadir juga Ketua, Wakil Ketua dan para Hakim Tinggi PTA Gorontalo

Seusai acara pelantikan dilanjutkan dengan pembinaan oleh Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo. Dalam sambutanya Ketua PTA Drs.H. Iskandar Paputungan, MH berpesan kepada seluruh jajaran warga peradilan di wilayah Gorontalo untuk selalu melaksanakan tugas dengan baik dan iklas serta berusaha menghindari budaya korupsi yang sedang berkembang di negara ini, baik korupsi konvensional berupa korupsi dalam ranah pidana dan korupsi non-konvensional berupa sikap ketidakdisiplinan, tidak bertanggung jawab, dan ketidaktulusan dalam bekerja. Khusus para hakim dalam melakukan pemeriksaan perkara disetiap persidangan harus selalu berpedoman pada Pedoman Perilaku Hakim dalam hal Etika dan kode Etik yang sudah ditetapkan.

Dalam waktu dekat ini Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo akan melaksanakan Pengawasan Daerah sebagai tindaklanjut tupoksi Pengadilan Pengadilan Tinggi Agama sebagai kawal depan Mahkamah Agung yang berada di daerah, dan sudah menerbitkan SK tentang Forum Diskusi Hukum dalam rangka menyelesaikan permasalahan-permasalahan hukum yang terjadi, lanjut mantan Ketua Pengadilan Agama Gorontalo era tahun 1999 s.d 2002 M.

Selanjutnya Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo Drs. H. Subuki, MH dalam sambutanya juga berpesan kepada seluruh jajaran warga peradilan agama bahwa dalam menghadapi Event Pesta Demokrasi Pemilu tahun ini agar bisa menyikapi dengan seksama, harus bisa menahan diri untuk tidak ikut dalam politik praktis serta bijak dalam penggunaan Media sosial, dengan harapan semoga dalam menghadapi pemilu tahun ini tidak ada halangan dan rintangan apapun serta pemilu dapat berjalan dengan Lancar.